Strategi Pricing yang Tepat untuk Produk UMKM
Pricing strategy adalah salah satu keputusan paling penting dalam bisnis. Harga yang terlalu tinggi akan membuat produk tidak laku, terlalu rendah akan merugikan.
Cost-based pricing adalah metode paling dasar. Hitung semua biaya produksi, operasional, dan marketing, lalu tambahkan profit margin yang diinginkan.
Competition-based pricing adalah melihat harga kompetitor. Tentukan posisi produk: premium, sama, atau lebih murah dari kompetitor.
Value-based pricing adalah berdasarkan perceived value di mata pelanggan. Jika produk memiliki unique value proposition yang kuat, harga bisa lebih tinggi.
Psychological pricing menggunakan psikologi dalam penetapan harga. Misalnya Rp 99.000 terasa lebih murah dari Rp 100.000 meski selisihnya kecil.
Dynamic pricing adalah menyesuaikan harga berdasarkan demand, waktu, atau kondisi pasar. Ini efektif untuk produk seasonal atau limited edition.
Bundle pricing adalah menjual beberapa produk dalam paket dengan harga lebih menarik. Ini dapat meningkatkan average order value.
Test berbagai pricing strategy dan lihat mana yang paling efektif. Jangan takut untuk adjust harga berdasarkan feedback pasar.